JAKARTA|CRNN—Fenomena astronomi ini terjadi saat fase purnama, ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Dalam kondisi tersebut, Bulan masuk ke dalam bayangan Bumi sehingga cahaya Matahari terhalang dan tidak sepenuhnya mencapai permukaan Bulan.
Mengutip laman resmi BMKG, gerhana bulan merupakan peristiwa alam akibat dinamika pergerakan Matahari, Bumi, dan Bulan. Peristiwa ini hanya dapat terjadi saat fase purnama. Pada gerhana bulan total, Bulan sepenuhnya masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.
Saat mencapai puncaknya, Bulan biasanya tampak berwarna merah gelap. Fenomena ini dikenal dengan sebutan “Blood Moon”, yang terjadi akibat pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi sehingga cahaya merah tetap mencapai permukaan Bulan.
Wilayah yang Dapat Mengamati
BMKG menjelaskan, seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan gerhana bulan total ini, meskipun waktu awal kemunculannya bisa berbeda di tiap zona waktu.
Berdasarkan peta visibilitas global, seluruh proses gerhana dapat diamati di:
Asia Timur
Asia Tenggara (termasuk Indonesia)
Asia Tengah
Australia
Sebagian wilayah Amerika bagian timur
Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026
Berikut urutan fase gerhana yang dapat diamati di Indonesia:
1. Gerhana Penumbra Mulai
15.42.44 WIB
16.42.44 WITA
17.42.44 WIT
2. Gerhana Sebagian Mulai
16.49.46 WIB
17.49.46 WITA
18.49.46 WIT
3. Gerhana Total Mulai
18.03.56 WIB
19.03.56 WITA
20.03.56 WIT
4. Puncak Gerhana
18.33.39 WIB
19.33.39 WITA
20.33.39 WIT
5. Gerhana Total Berakhir
19.03.23 WIB
20.03.23 WITA
21.03.23 WIT
6. Gerhana Sebagian Berakhir
20.17.33 WIB
21.17.33 WITA
22.17.33 WIT
7. Gerhana Penumbra Berakhir
21.24.35 WIB
22.24.35 WITA
23.24.35 WIT
🔭 Aman Diamati Tanpa Alat Khusus
Berbeda dengan gerhana Matahari, gerhana bulan aman diamati secara langsung tanpa alat pelindung mata. Namun, penggunaan teropong atau teleskop dapat membantu melihat detail perubahan warna dan bayangan di permukaan Bulan dengan lebih jelas.
Masyarakat diimbau memilih lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya dan memiliki langit cerah agar fenomena ini dapat disaksikan secara maksimal.