ACEH BARAT DAYA | CRNN – Pelayanan di RSUD Teungku Peukan (TP) Aceh Barat Daya sempat terganggu setelah aliran listrik dari PLN padam total sejak Sabtu (4/7) sekitar pukul 07.30 WIB. Insiden tersebut dipicu oleh terbakarnya kabel output travo yang kemudian merembet hingga membakar travo, sehingga pasokan listrik ke rumah sakit terputus.
Direktur RSUD Teungku Peukan, dr. Ismail Muhammad, membenarkan terjadinya pemadaman tersebut.
“Iya, travo PLN terbakar, sebab tali listrik di depan rumah sakit putus, jadi terbakar travonya,” ujarnya.
Akibat padamnya pasokan listrik dari PLN, pihak rumah sakit terpaksa mengandalkan genset milik RSUD dan genset bantuan PLN agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak berhenti.
Sementara itu, informasi yang diterima CRNN dari pihak PLN Aceh Barat Daya menyebutkan bahwa kabel output travo di RSUD Teungku Peukan terbakar terlebih dahulu, kemudian api merambat hingga menghanguskan travo.
Dugaan sementara mengarah pada kondisi travo yang telah berusia cukup tua dan minim perawatan. Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan teknis dari pihak PLN.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas PLN Aceh Barat Daya masih berjibaku melakukan perbaikan di lapangan. Di sisi lain, genset milik PLN dan RSUD Teungku Peukan terus dioperasikan demi memastikan pelayanan kepada pasien tetap berjalan normal.
Insiden ini menjadi peringatan serius akan pentingnya inspeksi dan pemeliharaan rutin terhadap infrastruktur kelistrikan, khususnya pada fasilitas vital seperti rumah sakit. Evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan tidak membahayakan keselamatan maupun pelayanan kepada masyarakat.