Aceh Barat Daya – CRNN—Gangguan kelistrikan di BLUD RSUD Teungku Peukan (RSUDTP) Aceh Barat Daya yang terjadi sejak Sabtu, 4 Juli 2026, hingga kini masih menjadi perhatian. Setelah sebelumnya Trafo listrik rumah sakit mengalami gangguan , kini travo cadangan yang digunakan untuk menopang pasokan listrik rumah sakit diduga kembali mengalami ledakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Media CRNN, pihak manajemen RSUD Teungku Peukan telah berupaya mencari solusi dengan menghadirkan trafo cadangan yang disebut-sebut dipinjam dari salah satu perusahaan di Aceh Barat Daya. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal karena trafo cadangan tersebut diduga kembali mengalami kerusakan.
Akibat gangguan tersebut, sejumlah pelayanan kesehatan di RSUD Teungku Peukan dilaporkan ikut terdampak. Beberapa layanan yang bergantung pada pasokan listrik belum dapat berjalan secara normal sehingga menimbulkan kendala dalam pelayanan kepada pasien.
Saat dikonfirmasi Media CRNN, pihak PLN ULP Aceh Barat Daya yang masih berada di lapangan menyampaikan bahwa penyebab gangguan masih dalam tahap pengecekan. Petugas PLN terus melakukan upaya maksimal untuk menelusuri sumber permasalahan dan memulihkan sistem kelistrikan secepat mungkin.
Di sisi lain, masyarakat berharap proses perbaikan dapat segera diselesaikan mengingat RSUD Teungku Peukan merupakan rumah sakit rujukan yang melayani masyarakat Aceh Barat Daya dan sekitarnya.
Meski demikian, terdapat kabar yang cukup melegakan. Pelayanan pada ruang operasi dilaporkan masih dapat berjalan karena mendapat dukungan pasokan listrik dari genset, sehingga tindakan medis yang bersifat darurat tetap dapat dilaksanakan.
Sampai berita ini ditayangkan, Media CRNN belum memperoleh keterangan atau informasi resmi dari pihak manajemen RSUD Teungku Peukan terkait penyebab pasti gangguan kelistrikan, kondisi trafo cadangan yang diduga mengalami kerusakan, maupun dampaknya terhadap pelayanan rumah sakit.
Hingga berita ini diterbitkan, proses pemeriksaan dan penanganan gangguan masih terus dilakukan oleh pihak PLN. Media CRNN akan terus memantau perkembangan dan menyampaikan informasi terbaru setelah terdapat keterangan resmi dari pihak PLN maupun manajemen RSUD Teungku Peukan.
Catatan: Informasi mengenai dugaan ledakan trafo cadangan masih bersifat awal berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan dan masih menunggu hasil pemeriksaan serta penjelasan resmi dari pihak PLN dan RSUD Teungku Peukan.