ABDYA|CRNN— Transformasi layanan kesehatan berbasis digital yang dijalankan Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) kembali menuai pengakuan. Pada Selasa, 3 Februari 2026, RSUTP resmi menerima Penghargaan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) dari BPJS Kesehatan, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mengintegrasikan sistem digital layanan secara menyeluruh.

Penghargaan tersebut diberikan bukan tanpa alasan. RSUTP dinilai berhasil menerapkan berbagai inovasi layanan berbasis teknologi, mulai dari sistem antrean online, integrasi sistem klaim, hingga penerapan E-SEP berbasis fingerprint dan aplikasi Fiesta. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang lebih cepat, transparan, dan efisien bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Melalui sistem antrean online, wajah pelayanan RSUTP kini berubah signifikan. Pasien tidak lagi dipaksa mengantre panjang sejak pagi, melainkan dapat mengatur jadwal kunjungan secara mandiri. Alur pelayanan pun menjadi lebih tertib, terukur, dan manusiawi—sebuah perubahan yang langsung dirasakan masyarakat.

Di sisi administrasi, integrasi sistem klaim dengan BPJS Kesehatan turut memangkas proses birokrasi yang selama ini kerap menjadi hambatan. Sistem digital ini mempercepat verifikasi data, meminimalkan kesalahan administrasi, serta memastikan hak pelayanan pasien terpenuhi tanpa hambatan teknis.

Sementara itu, penerapan E-SEP berbasis fingerprint yang terhubung dengan aplikasi Fiesta memperkuat validasi data peserta JKN. Teknologi ini menjamin akurasi identitas pasien, meningkatkan keamanan data, sekaligus memperkuat akuntabilitas layanan kesehatan di RSUTP.

Direktur RSUTP, dr. Ismail Muhammad, Sp.B, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan BPJS Kesehatan. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran tenaga medis dan staf untuk terus berinovasi.

“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh tim RSUTP. Ini adalah motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang profesional dan modern,” ujarnya.

Dengan transformasi digital yang terus dikembangkan, RSUTP menegaskan komitmennya menjadi rumah sakit yang responsif, adaptif terhadap teknologi, dan berorientasi pada kepuasan pasien, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Aceh Barat Daya.

(DS)