Blangpidie , CRNN— Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Peukan kembali menorehkan capaian penting dalam pengembangan layanan kesehatan dengan resmi menjadi wahana pendidikan bagi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Urologi Universitas Syiah Kuala. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan medis sekaligus berkontribusi pada pendidikan kedokteran di daerah.
Dalam implementasinya, RSUD Teungku Peukan menerima peserta PPDS Urologi, dr. Muyasir, yang saat ini tengah menjalani pendidikan spesialis. Selama masa pendidikan, ia akan terlibat langsung dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat di bawah bimbingan dokter spesialis urologi, dr. Irfansyah, Sp.U.
Direktur RSUD Teungku Peukan, dr. Ismail Muhammad, Sp.B, menyampaikan bahwa kehadiran program PPDS membawa dampak signifikan, baik bagi peningkatan kualitas layanan maupun bagi masyarakat secara luas. Menurutnya, kehadiran dokter residen akan membuat pelayanan, khususnya di bidang urologi, menjadi lebih optimal, cepat, dan komprehensif.
“Ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Masyarakat juga akan merasakan langsung manfaatnya melalui pelayanan yang semakin baik,” ujarnya.
Program PPDS sendiri merupakan tahapan pendidikan lanjutan bagi dokter umum untuk menjadi spesialis, yang dijalankan melalui sistem praktik langsung di rumah sakit pendidikan. Dengan bergabungnya program ini, RSUD Teungku Peukan dinilai telah memenuhi standar sebagai rumah sakit jejaring pendidikan yang mampu mendukung proses pembelajaran klinis secara profesional.
Program ini bersifat rotasi, di mana setiap dokter PPDS akan bertugas selama kurang lebih delapan minggu sebelum digantikan oleh residen lain dari Banda Aceh. Saat ini, hanya dua rumah sakit di Aceh yang menjadi lokasi penyelenggaraan PPDS Urologi Unsyiah, yakni RS Cut Meutia Aceh Utara dan RSUD Teungku Peukan Aceh Barat Daya.
Dengan dimulainya program ini, RSUD Teungku Peukan diharapkan terus berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan sekaligus institusi pendidikan yang mampu mencetak tenaga medis spesialis yang kompeten dan berdaya saing tinggi.