Blangpidie – CRNN— Layanan air bersih yang dikelola Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Aceh Barat Daya (Abdya) mengalami gangguan serius pada Rabu (3/6/2026), menyusul kerusakan pada pompa utama Instalasi Pengolahan Air (IPA) Blangpidie. Akibatnya, distribusi air bersih ke ribuan pelanggan di Kecamatan Blangpidie dan Susoh terhenti sementara.
Pelaksana Tugas Direktur Perumdam Tirta Abdya, SM Riza Ariffiandi, menjelaskan bahwa gangguan tersebut dipicu oleh masalah pada sistem kelistrikan pompa utama yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB.
“Penyebab terhentinya distribusi IPA Blangpidie karena adanya gangguan pada sistem kelistrikan pompa utama. Saat ini petugas sedang melakukan pengecekan dan perbaikan agar distribusi air dapat segera kembali normal,” ujarnya.
Kerusakan tersebut tidak hanya berdampak pada pelanggan rumah tangga, tetapi juga berimbas pada sejumlah fasilitas pelayanan publik yang bergantung pada pasokan air dari PDAM Tirta Abdya, termasuk RSUD Teungku Peukan Aceh Barat Daya.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, beberapa ruangan di rumah sakit rujukan utama di Abdya itu mulai mengalami gangguan suplai air bersih akibat terhentinya distribusi dari IPA Blangpidie. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius mengingat kebutuhan air bersih merupakan salah satu unsur vital dalam pelayanan kesehatan, mulai dari sanitasi ruangan, kebutuhan pasien, hingga operasional tenaga medis.
Masyarakat berharap pihak Perumdam Tirta Abdya dapat mempercepat proses perbaikan sehingga pasokan air bersih kembali mengalir normal, terutama ke fasilitas-fasilitas penting yang menyangkut pelayanan publik.
Perumdam Tirta Abdya sendiri menargetkan proses perbaikan dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 24 jam. Petugas teknis saat ini masih bekerja di lapangan untuk memulihkan fungsi pompa utama yang mengalami gangguan.
“Kami mengupayakan agar gangguan ini dapat diselesaikan secepat mungkin sehingga distribusi air bersih kepada pelanggan dapat kembali normal. Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak,” kata Riza.
Hingga berita ini diturunkan, proses perbaikan masih berlangsung. Masyarakat di Kecamatan Blangpidie dan Susoh diimbau untuk sementara waktu melakukan penghematan penggunaan air serta menyiapkan cadangan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari sampai distribusi kembali normal.