ACEH BARAT DAYA – CRNN –Pengajian TASTAFI (Tasawuf, Tauhid, dan Fikih) perdana di Kabupaten Aceh Barat Daya berlangsung dengan sukses dan penuh khidmat. Kegiatan yang mengangkat tema “Hukum Penerima Sedekah dari Pekerjaan yang Haram” ini diselenggarakan oleh Rabithah Alumni MUDI Kabupaten Aceh Barat Daya bekerja sama dengan Dayah Raudhatul Ulum Al-Aziziyah, Gampong Lhang, Kecamatan Setia, Dusun Tanjung Harapan, di bawah pimpinan Aby Zainal.

Pengajian perdana tersebut menghadirkan ulama kharismatik Aceh, Haji Muhammad Amin M. Daud, yang lebih dikenal dengan sapaan Ayah Min Cot Trueng, sebagai pemateri utama. Dalam tausiahnya, beliau menjelaskan hukum menerima sedekah yang berasal dari pekerjaan yang haram berdasarkan Al-Qur’an, As-Sunnah, serta pandangan para ulama Ahlussunnah wal Jamaah. Beliau juga mengajak umat Islam agar senantiasa menjaga kehalalan rezeki sebagai kunci memperoleh keberkahan hidup dan ridha Allah SWT.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat luar biasa. Sejak sebelum acara dimulai, ratusan jamaah telah memadati lokasi pengajian. Mereka datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya dan daerah sekitarnya untuk menghadiri majelis ilmu serta mendengarkan tausiah dari Ayah Min Cot Trueng.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat. Hadir mewakili Bupati Aceh Barat Daya, yaitu Ketua Badan Dayah Kabupaten Aceh Barat Daya, Tgk. Junaidi. Turut hadir pula Komandan Batalyon TP 958, Mayor Inf. Roxky, anggota DPRK Aceh Barat Daya, Camat Setia, Kapolsek, Danramil, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pimpinan dayah di Kabupaten Aceh Barat Daya.

Pengajian Perdana TASTAFI ini juga mendapat dukungan penuh dari para Keuchik se-Kecamatan Setia. Dukungan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara ulama, umara, pemerintah gampong, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung syiar Islam serta memperkuat pendidikan keagamaan di Kabupaten Aceh Barat Daya.

Adapun susunan Pengurus Rabithah Alumni MUDI Kabupaten Aceh Barat Daya adalah:

– Ketua: Tgk. Zainal Abidin M. Amin, S.H.

– Sekretaris: Tgk. Fauzi.

Ketua Rabithah Alumni MUDI Kabupaten Aceh Barat Daya, Tgk. Zainal Abidin M. Amin, S.H., menyampaikan harapannya agar Pengajian TASTAFI dapat menjadi agenda dakwah yang berkesinambungan di Aceh Barat Daya. Menurutnya, majelis ilmu merupakan sarana penting untuk memperkuat akidah Ahlussunnah wal Jamaah, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ilmu Tasawuf, Tauhid, dan Fikih, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.

Pengajian Perdana TASTAFI di Kabupaten Aceh Barat Daya ini menjadi tonggak awal dalam pengembangan dakwah TASTAFI di daerah tersebut. Besarnya antusiasme masyarakat serta dukungan dari pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, DPRK, para pimpinan dayah, dan para keuchik menjadi harapan besar agar kegiatan ini terus berkembang dan menjadi wadah pemersatu umat dalam menuntut ilmu agama, menjaga syariat Islam, serta melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan istiqamah di atas manhaj Ahlussunnah wal Jamaah.