Meulaboh, CRNN— Acara Silaturahmi para tokoh ABAS di Universitas Teuku Umar (UTU) yang pesertanya terdiri dari 6 kabupaten (Aceh Jaya, Aceh Barat, Seumeulu, Nagan Raya Abdya dan Aceh Selatan)

Pertemuan di awali dengan sambutan Rektor UTU, Prof. DR. H. Ishak Hasan dengan judul, potensi ekonomi di wilayah Aceh Barat Selatan sebagai solusi peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah Aceh Barat Selatan

Berikutnya sambutan dari Zuriat Suparjo, mewakili tokoh ABAS dan mantan sekretaris KP3 ABAS 2003 – 2008 dengan judul sejarah panjang perjalanan terbentuknya KP3 ABAS di masa lalu dengan segala tantangannya serta Peluang pemekaran provinsi ABAS dimasa yang akan datang

Setelahnya kata sambutan disampaikan oleh Teuku Sukandi sebagai Inisiator acara Silaturahmi, Sukandi dengan lugas tegas dan keras mengawali kata sambutanya dengan mengutip ayat Al-Qur’an surat Ar-Ra’d ayat 11, “Sesungguhnya Allah tidak merobah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang akan merubahnya”

Kata sukandi, “Kita boleh mati karena kita memang pasti mati tapi semangat perjuangan pemekaran provinsi ABAS tidak boleh mati dan tidak boleh berhenti sebelum provisi ABAS terealisasi, pidato sukandi ini disambut dengan gemuruh tepuk tangan dari peserta acara silaturahmi 

Dalam acara tersebut sukandi yang juga sebagai salah seorang deklarator berdirinya KP3 ABAS pada 23 tahun yang lalu menyampaikan bahwa dalam pertemuan Silaturahmi ini akan dilakukan Revisi kepengurusan KP3 ABAS untuk memilih ketua KP3 ABAS, yang akan menakhodai ABAS dimasa yang akan datang dikarenakan Cut Agam ketua KP 3 ABAS telah meninggal dunia

Setelah acara serimoni silaturahmi berlangsung, acara dilanjutkan dengan pemilihan ketua KP3 ABAS yang baru dan acara dipimpin langsung oleh Sukandi dengan cara musyawarah maka dengan suara aklamasi terpilih, Haji Kamaruddin sebagai ketua KP3 ABAS yang baru, selanjutnya ketua terpilih diberikan hak veto untuk menetapkan sekretaris serta bendahara KP3 ABAS dan pada saat itu juga Kamaruddin sebagai ketua terpilih menunjuk Drs. Meurah Ali (sekretaris) dan Razali SE (Bendahara)

Setelah itu peserta musyawarah yang masih dipimpin Sukandi memberikan mandat kepada Ketua terpilih, sekretaris dan bendahara sebagai formatur untuk menyusun struktur kepengurusan KP3 ABAS dengan diberitakan waktu selama seratus hari kedepan, dengan kriteria pengurus KP3 kedepan terdiri dari para peserta yang hadir maupun yang tidak hadir asalkan bersedia bersama-sama untuk memperjuangkan Pemekaran Provinsi ABAS

Pesan penutup Sukandi di acara silaturahmi, kepada tokoh terpilih, “Jadilah Tokoh Pemimpin Untuk Memimpin KP3 ABAS ke Arah yang Lebih Terpimpin”

Lanjut Sukandi Semoga di seratus hari kedepan kita akan lakukan pengukuhan kepengurusan KP3 ABAS di tempat yang sama di Universitas Teuku Umar ini dengan Insyaa Allah akan di hadiri oleh oleh 6 bupati diwilayah ABAS serta kita juga akan mengundang seluruh Tokoh Ulama dan Tokoh Adat di wilayah pantai barat selatan, acara juga akan dimeriahkan dengan kehadiran ribuan masa yang akan kita undang datang serta kita juga akan mengundang 6 bupati/walikota di wilayah ALA beserta pengurus KP3 ALA karena ABAS dan ALA adalah anak kembar yang senasib sama dan sepenanggungan dalam memperjuangkan Pemekaran Provinsi.

T.Sukandi Deklarator ABAS