Jakarta, CRNN—— Masady Manggeng secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari Barisan Relawan Arah Baru Abdya Maju. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen untuk memusatkan perhatian pada amanah baru yang kini diembannya sebagai Ketua DPP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI), organisasi sayap PDI Perjuangan.
Masady menyampaikan rasa syukur karena pernah menjadi bagian dari perjuangan bersama Relawan Arah Baru Abdya Maju dalam mengantarkan pasangan Safaruddin–Zaman Akli memperoleh kepercayaan rakyat untuk memimpin Kabupaten Aceh Barat Daya pada Pilkada 2024. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh relawan atas kebersamaan, solidaritas, dan semangat perjuangan yang telah dibangun selama ini.

“Keputusan ini saya ambil semata-mata untuk memusatkan perhatian pada amanah yang kini saya emban di tingkat nasional. Tugas tersebut membutuhkan dedikasi dan konsentrasi penuh dalam memperjuangkan kepentingan nelayan, petani, dan masyarakat pesisir Indonesia,” ujar Masady.
Ia menegaskan bahwa pengunduran dirinya dari barisan relawan tidak mengurangi komitmennya sebagai kader PDI Perjuangan untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Menurutnya, dukungan terhadap pemerintahan Kabupaten Aceh Barat Daya tetap penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Masady juga menekankan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak ditentukan oleh jabatan maupun posisi organisasi. Di mana pun berada, ia akan terus memberikan sumbangsih pemikiran, tenaga, dan gagasan bagi kemajuan Aceh Barat Daya, Aceh, dan Indonesia.
Menutup pernyataannya, Masady mengucapkan terima kasih kepada seluruh sahabat seperjuangan di Barisan Relawan Arah Baru Abdya Maju. Ia berharap silaturahmi tetap terjaga dan seluruh elemen masyarakat terus bersatu mendukung pembangunan daerah demi terwujudnya Aceh Barat Daya yang semakin maju dan sejahtera.