Aceh Tamiang|CRNN —Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang kembali mengaktifkan layanan Unit Perawatan Intensif (Intensive Care Unit/ICU) guna memperkuat penanganan medis pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.
Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, Andika Putra, mengatakan pengoperasian kembali ICU merupakan bagian dari upaya pemulihan layanan kesehatan agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan medis secara optimal meski daerah masih dalam tahap pemulihan.
Menurut Andika, ICU RSUD Muda Sedia mulai kembali beroperasi sejak 24 Desember 2025, setelah sebelumnya terdampak langsung oleh bencana alam yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang.
“Sejak ICU kembali dibuka, tercatat sudah delapan pasien yang mendapatkan perawatan intensif,” ujar Andika Putra, Rabu (21/1/2026).
Ia merinci, dari jumlah tersebut, dua pasien terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik Medan untuk penanganan lanjutan, sementara tiga pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Muda Sedia.
Andika menambahkan, saat ini ICU RSUD Muda Sedia telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti ventilator, monitor pasien, serta ketersediaan oksigen tabung yang memadai.
“Dengan fasilitas yang tersedia, ICU mampu melayani hingga tiga pasien per hari,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andika menyebutkan bahwa memasuki hampir dua bulan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor, sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Aceh Tamiang secara bertahap telah kembali beroperasi. RSUD Muda Sedia sendiri mulai melakukan pemulihan layanan sejak 3 Desember 2025.