BLANGPIDIE —CRNN– Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV) di lingkungan Pemerintah Kabupaten
Abdya.
Pelantikan berlangsung di Lobi Setdakab Abdya, Rabu (30/9/2026), berdasarkan Surat Keputusan Bupati Aceh Barat Daya Nomor 658 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Administrator dan Pengawas.
Prosesi pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, Kapolres Abdya AKBP Ade Gita Rachmadi, Kajari Abdya Kardono, SH, MH, Plt Sekda Abdya Amrizal, para asisten, staf ahli serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Abdya.
Dalam sambutannya, Bupati Safaruddin menekankan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, tetapi juga amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja, integritas dan keteladanan.
Ia meminta pejabat yang merasa capaian kinerjanya belum memenuhi harapan untuk melakukan evaluasi dan introspeksi diri.
Safaruddin secara khusus menyoroti pelaksanaan Peraturan Bupati (Perbup) Peukong Agama yang menurutnya mengalami penurunan semangat selama satu tahun tujuh bulan masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Zaman Akli.
“Grafik semangat Perbup Peukong Agama ini semakin turun, makanya nanti kami akan melakukan evaluasi. Jika memang tidak siap, sampaikan, karena masih banyak yang mampu untuk mendukung program ini,” tegas Safaruddin.
Menurutnya, pejabat harus mampu menjadi contoh bagi bawahan. Keteladanan pimpinan dinilai penting agar program pemerintah dapat berjalan secara konsisten.
“Kalau kita yang punya jabatan tidak memiliki keteladanan dan ketaatan, bagaimana kita akan mengajak bawahan kita,” ujarnya.
Selain persoalan kinerja dan keteladanan, Safaruddin juga mengingatkan para pejabat untuk memperhatikan aspek sosial dengan memiliki kepedulian terhadap anak-anak yatim.
Ia mengimbau pejabat yang belum memiliki anak asuh dari kalangan anak yatim agar segera melaksanakannya sesuai kemampuan.
“Bagi yang belum, laksanakan segera. Kalau tidak mampu, silakan tinggalkan jabatan ini. Karena tidak seberapa dari hasil pendapatan yang kita dapat,” katanya.
Safaruddin juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menggerakkan energi pembangunan menuju “Arah Baru Abdya Maju”, antara lain melalui efisiensi anggaran dan keberpihakan terhadap masyarakat.
Ia menyebut usulan pembangunan yang berasal dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) gampong akan menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Berikut pejabat administrator yang dilantik:
- RS EZ Muntasir, sebelumnya Sekretaris DPMTSP, kini menjabat Sekretaris Dinas Syariat Islam.
- Nur Atiyah, sebelumnya Kabid Pengembangan Sumber Daya Syariat Islam pada Dinas Syariat Islam, kini menjabat Sekretaris DPMPTSP.
- Ruslan, sebelumnya Kepala UPTD Pengelola Masjid Agung pada Dinas Syariat Islam, kini menjabat Kabid Pengembangan Sumber Daya Syariat Islam.
- Hermansyah, sebelumnya Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda pada DPMP4, kini menjabat Kabid Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Masyarakat pada DPMP4.
- Dedy Asmeiliza, sebelumnya Penyusun Rancangan Perundang-undangan pada Sekretariat DPRK Abdya, kini menjabat Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan pada Bapperida.
- Mukhtaruddin, sebelumnya Pengawas Benih Tanaman Ahli Muda pada Dinas Pertanian, kini menjabat Kabid Penyuluhan pada Dinas Pertanian.
- Daswin Juanaidi, sebelumnya Kabid Kesatuan Bangsa pada Kesbangpol, kini menjabat Kabid Penegakan Kebijakan Daerah dan Syariat Islam pada Satpol PP dan WH.
Pejabat pengawas yang dilantik
- Etti Andayani, sebelumnya Penyusun Kebutuhan Barang Inventaris pada DLH, kini Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan.
- Fikri Sanusi, sebelumnya Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kini Kasi Pemerintahan, Ketertiban Umum dan Administrasi Gampong Kantor Camat Setia.
- Rika Rahayu, sebelumnya Analis Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Bapperida, kini Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan.
- Hermansyah, sebelumnya Analis Laporan Keuangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kini Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD dan PNF Disdikbud.
- Nurhilda, sebelumnya Kasi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan SMP, kini Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dasar Disdikbud.
- Edwar Tri Saputra, sebelumnya Kasi Penunjang dan Non Medis UPTD RSUD Teungku Peukan, kini Kasi Pemerintahan, Ketertiban Umum dan Administrasi Gampong Kantor Camat Susoh.
- Sulaiman, SKM, sebelumnya Pengelola Data Sarana dan Prasarana Pendidikan Kecamatan Tangan-Tangan, kini Kasi Pemerintahan, Ketertiban Umum dan Administrasi Gampong Kantor Camat Tangan-Tangan.
- Rizwan, sebelumnya Kasi Pemberdayaan Perempuan dan Kesehatan Kecamatan Susoh, kini menempati jabatan yang sama di Kantor Camat Kuala Batee.
- Sofyan, sebelumnya Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Pendidikan Nonformal pada Dinas Pendidikan, kini Kasi Pemberdayaan Perempuan dan Kesehatan Kantor Camat Susoh.
- Khaidir, sebelumnya Perawat Penyedia pada UPTD Puskesmas Tangan-Tangan, kini Kasi Pemerintahan, Ketertiban Umum dan Administrasi Gampong Kantor Camat Manggeng.
- Mutia Fajria, sebelumnya Analis Kelembagaan Pendidikan Kecamatan Manggeng, kini Kasubbag Kepegawaian Kantor Camat Manggeng.
- Fardhi Zilhaq, sebelumnya Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama pada UPTD Puskesmas Perawatan Tangan-Tangan, kini Kasubbag Keuangan, Program dan Pelaporan Kantor Camat Tangan-Tangan.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan jabatan di lingkungan Pemkab Abdya. Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing serta mendukung pencapaian program pembangunan daerah secara efektif, efisien dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.