Aceh Barat Daya, CRNN – Keberadaan hewan ternak yang berkeliaran di ruas jalan nasional di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menjadi perhatian masyarakat. Sapi, kerbau, maupun kambing kerap terlihat bebas berada di badan jalan, sehingga dinilai membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Masyarakat mengaku khawatir kondisi tersebut dapat memicu kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari atau saat cuaca buruk ketika jarak pandang pengendara menjadi terbatas.

“Jangan sampai setelah ada korban jiwa baru dilakukan penertiban. Pemerintah harus bertindak sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar salah seorang warga.

Warga meminta instansi pemerintah yang membidangi peternakan, bersama pemerintah daerah serta aparat terkait, segera melakukan pendataan, penertiban, dan pembinaan kepada para pemilik ternak agar tidak membiarkan hewan peliharaannya berkeliaran di jalan umum.

Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, hewan ternak yang dilepas bebas juga dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi berbagai pihak apabila terjadi kecelakaan.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya segera mengambil langkah tegas melalui sosialisasi, penegakan aturan, dan penertiban secara berkala agar jalan nasional tetap aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Sebagai informasi, pemilik hewan ternak pada dasarnya memiliki tanggung jawab untuk mengawasi dan mengendalikan hewan peliharaannya agar tidak membahayakan orang lain maupun mengganggu ketertiban umum. Warga berharap persoalan ini menjadi perhatian serius seluruh pihak sehingga keselamatan masyarakat dapat terjamin dan potensi kecelakaan akibat hewan ternak yang berkeliaran dapat dicegah.