Aceh Selatan, CRNN— Pada Minggu 17/5/2026 saya dapatkan informasi bahwa diduga sekelompok orang dengan wajah memakai penutup muka serta mereka memakai helm dan memakai senjata laras panjang terlihat merusak beberapa tanaman sawit masyarakat di Sinebok jaya kecamatan Trumon
Modus operandi mereka dengan cara memotong pangkal batang bibit sawit yang tingginya baru satu meter dari permukaan tanah, lalu setelah batang bibit sawit tersebut di potong maka potongan batang sawib tersebut di tancapkan kembali ke tanah pangkal batang tempat sawit semula tumbuh, tindakan yang dilakukan mereka sangat cepat, tepat dan akurat terlihat oleh sipengambil foto visual, bahwa OTK pelaku sepertinya sangatlah profesional
Dengan rasa cemas si pengambil foto OTK, menduga didalam hatinya bahwa si pelaku perusak tanaman sawit tersebut diduga adalah orang asing berasal tentara cina yang dibayar entah oleh siapa, sampai-sampai masyarakat Sinebok jaya yang punya lahan merasa tidak tega melaporkan para OTK ini pada Babinkamtibmas dan Babisa
Mereka kasihan pada Babinkamtibmas dan Babinsa karena bila hal itu dilaporkan oleh pemilik kebun, takut OTK yang terlatih dan profesional itu akan membuat celaka para Babinkamtibmas dan Babisa maka dengan sangat terpaksa pemilik kebun dengan berat hati terpaksa diam saja
Maka oleh karena itu, saya sarankan pada masyarakat yang punya lahan sawit di Sinebok Jaya supaya mulai sekarang masyarakat mesti berhati-hati menghadapi OTK yang sangat profesional ini, untuk mencegah jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, maka di masing-masing lahan sawit masyarakat di Sinebok Jaya, mulai sekarang di waktu malam hari dipasang saja ” Perangkap Jerat Babi” kita berharap OTK yang diduga dari negeri Cina ini bisa terperangkap dengan jerat babi yang di pasang di setiap lahan sawit masyarakat di Sinebok Jaya.
*T.Sukandi For-Pas*