Blangpidie, CRNN— Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, dua dokter spesialis bedah dari RSUD Teungku Peukan mengikuti program magang laparoskopi yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Bedah Endo-Laparoskopik Indonesia (PBEI). Keduanya adalah dr. Arfan Asmadi, Sp.B dan dr. Imam Dermawan Wibawa, Sp.B.
Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kompetensi tenaga medis, khususnya di bidang bedah minimal invasif yang terus berkembang pesat dalam dunia kedokteran modern.
Kegiatan magang dilaksanakan di empat rumah sakit rujukan nasional, yakni RS Pluit, RS Gading Pluit, RS Mayapada Lebak Bulus, dan RS Premier Bintaro. Keempat rumah sakit ini dipilih karena memiliki fasilitas lengkap serta tenaga ahli berpengalaman di bidang bedah endo-laparoskopik.
Magang ini diikuti oleh dokter dari berbagai daerah di Indonesia, dengan tujuan memperdalam pemahaman serta keterampilan praktik dalam teknik operasi laparoskopi. Teknik ini dikenal sebagai prosedur bedah dengan sayatan minimal, yang memberikan berbagai keuntungan bagi pasien, seperti proses pemulihan lebih cepat, risiko infeksi lebih rendah, serta nyeri pascaoperasi yang lebih ringan.
Direktur RSUD Teungku Peukan, dr. Ismail Muhammad, Sp.B, menyampaikan bahwa keikutsertaan dua dokter tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan.
“Kami terus mendorong tenaga medis untuk mengikuti pelatihan dan pengembangan diri, agar mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Selama program berlangsung, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik dan observasi tindakan bedah laparoskopi di bawah bimbingan para ahli dari PBEI. Pengalaman ini diharapkan dapat diterapkan di RSUD Teungku Peukan guna menghadirkan layanan bedah yang lebih modern.
Kedua dokter peserta pun mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka menilai ilmu dan pengalaman yang diperoleh sangat berharga untuk meningkatkan kualitas pelayanan medis.
“Kami berharap layanan bedah laparoskopi di RSUD Teungku Peukan dapat segera dikembangkan sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ungkap mereka.
Dengan adanya program ini, RSUD Teungku Peukan optimistis dapat terus berinovasi dan menghadirkan layanan kesehatan yang lebih modern, aman, dan berkualitas, sejalan dengan tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin mengedepankan teknologi serta kenyamanan pasien.