ABDYA|CRNN–– Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) bersama Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kartika Chandra Kirana ke-80 Tahun 2026, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung di Aula Makodim 0110/Abdya dan diikuti oleh prajurit TNI, tenaga kesehatan, serta tamu undangan dari berbagai unsur. PMI Abdya menilai kegiatan ini sebagai bagian penting dalam upaya menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan layanan transfusi di wilayah Aceh Barat Daya.

PMI Abdya menegaskan bahwa kebutuhan darah di fasilitas pelayanan kesehatan terus mengalami peningkatan, sementara ketersediaan darah masih sangat bergantung pada kesadaran dan partisipasi sukarela masyarakat. Melalui kegiatan donor darah ini, PMI berharap dapat menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat budaya donor darah secara rutin.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ibu Bupati Aceh Barat Daya Ratna Sari Dewi, Ibu Kapolres Aceh Barat Daya Ny. Agus Sulistianto, Ibu Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya Ny. Dewi Kardono, serta Kepala BKPSDM Kabupaten Aceh Barat Daya Nur Afni Muliana, S.Pd., MM. Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap gerakan kemanusiaan yang diinisiasi PMI.

Para peserta donor darah tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga proses pengambilan darah. Dengan dukungan tenaga medis UTD RSUTP dan relawan PMI Abdya, pelaksanaan donor darah berjalan tertib, aman, dan sesuai standar pelayanan kesehatan.

PMI Abdya menyampaikan bahwa setiap kantong darah yang terkumpul memiliki arti penting karena dapat menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi, baik untuk tindakan medis darurat maupun perawatan rutin. Selain itu, donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor.

Melalui momentum peringatan HUT Kartika Chandra Kirana ke-80 ini, PMI Abdya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup peduli sesama. PMI juga berharap kolaborasi lintas sektor seperti ini dapat terus berlanjut guna memperkuat pelayanan kemanusiaan dan kesehatan di Kabupaten Aceh Barat Daya.

 

(DS)